Dana Pilkada Nganggur? Bawaslu Sulteng Kembalikan Rp 4,3 Miliar ke Kas Daerah, Gubernur Angkat Jempol!

Berita102 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Sebuah kabar menggembirakan datang dari ranah pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Tengah. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan komitmen tinggi terhadap transparansi dan akuntabilitas dengan mengembalikan sisa dana hibah Pilkada sebesar Rp 4,3 Miliar ke kas daerah. Langkah terpuji ini diapresiasi langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Gubernur menerima audiensi Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Nasrun, beserta jajaran di ruang kerjanya, Jum’at (26/9/2025). Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Sulawesi Tengah, Drs. Arfan, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Nasrun menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas dukungan penuh dalam penyelenggaraan pengawasan Pilkada Serentak 2024. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan tidak lepas dari sinergi yang solid antara Bawaslu dan pemerintah daerah. “Terima kasih atas dukungan penuh Pemprov Sulteng sehingga pengawasan Pilkada Serentak 2024 berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain mengembalikan sisa dana hibah, Nasrun juga menyampaikan permohonan dukungan terkait rencana pembangunan gedung kantor permanen Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah yang berlokasi di Kecamatan Palu Barat.

Gubernur Dr. Anwar Hafid menyambut baik langkah pengembalian sisa anggaran hibah ini sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas lembaga pengawas pemilu. “Terima kasih atas kinerja Bawaslu yang telah mengawal jalannya Pilkada Serentak dengan baik. Pengembalian sisa dana hibah ini menunjukkan komitmen akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara,” ujarnya dengan nada bangga.

Terkait rencana pembangunan kantor Bawaslu, Gubernur merespon positif dan menyatakan dukungan penuh, asalkan status lahan yang diajukan jelas dan tidak bermasalah.

Gubernur Anwar Hafid berharap kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan Bawaslu dapat terus terjalin, terutama dalam memperkuat demokrasi dan menjaga kondusivitas politik di Sulawesi Tengah. Sinergi yang kuat adalah kunci untuk mewujudkan Pilkada yang jujur, adil, dan bermartabat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *