Bupati Donggala Buka Sosialisasi OVOP di Watatu: Bangkitkan Ekonomi Desa, Perkuat Perlindungan Sosial

Berita, Donggala70 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id — Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S.E., secara resmi membuka Sosialisasi dan Pameran Peningkatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Program Satu Desa Satu Produk atau One Village One Product (OVOP) Tahun 2026. Kegiatan dipusatkan di Desa Watatu, Kecamatan Banawa Selatan, pada Rabu (30/9/2026).

Rangkaian kegiatan ini sekaligus digabungkan dengan peluncuran penyaluran bantuan sosial, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta pelantikan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Donggala, Budi Santosa, S.STP., M.Si., selaku penyelenggara utama, menyampaikan bahwa kegiatan ini disusun untuk memperkuat fondasi perekonomian di tingkat desa.

“Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah desa, kelompok sadar wisata, pelaku UMKM, dan masyarakat mengenai pentingnya fokus pada pengembangan satu produk unggulan desa yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong pelaku usaha lokal agar terus meningkatkan kualitas, inovasi produk, serta daya saing sehingga mampu menembus pasar ritel modern,” ujar Budi Santosa.

Ia menambahkan, pameran ini menjadi wadah perkenalan produk unggulan daerah sekaligus memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang terintegrasi.

Dalam sambutannya, Bupati Vera Elena Laruni menegaskan bahwa penguatan ekonomi daerah harus dimulai dari desa melalui program OVOP sebagai strategi agar produk lokal naik kelas dan berdaya saing.

“Ekonomi Donggala harus tumbuh dari desa. Kita punya potensi, tinggal bagaimana kita dorong supaya produk lokal tidak berhenti di produksi, tapi bisa menembus pasar,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa penguatan ekonomi produktif melalui OVOP berjalan beriringan dengan agenda yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, yakni penyaluran bantuan sosial.

Secara simbolis, bantuan sosial diserahkan kepada 1.200 keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan yang disalurkan berupa minyak goreng, menggantikan bantuan tabung gas elpiji pada periode sebelumnya. Kebijakan ini diambil mengingat ketentuan bahwa subsidi pemerintah tidak boleh diberikan secara ganda kepada penerima manfaat.

Bupati menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam merespons dinamika sosial-ekonomi masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang membutuhkan. Penyaluran dipastikan berlangsung secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

“Di satu sisi kita lindungi masyarakat melalui bantuan sosial, di sisi lain kita dorong kemandirian melalui OVOP. Ini harus berjalan bersama,” ucapnya.

Bupati mengingatkan bahwa bantuan sosial bukanlah solusi jangka panjang pengentasan kemiskinan, melainkan jaring pengaman sosial untuk menjaga stabilitas kesejahteraan dasar masyarakat di tengah tantangan ekonomi.

Selain kegiatan ekonomi dan sosial, rangkaian acara juga mencakup:

– Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) — langkah transformasi pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi;
– Pelantikan 3 Kepala Desa PAW — masing-masing dari Desa Sipi, Desa Watatu, dan Desa Loli Dondo;
– Pelantikan 31 Anggota BPD — terdiri dari unsur terpilih dan pengganti antar waktu.

Bupati Vera berpesan agar kepala desa dan anggota BPD yang baru dilantik senantiasa menjaga integritas, memperkuat sinergi, serta memastikan pemerintahan desa berjalan efektif dan berpihak kepada masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai perangkat daerah dan menampilkan produk unggulan desa dari seluruh wilayah Kabupaten Donggala, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal, memperkuat perlindungan sosial, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dan mudah diakses masyarakat. (Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *