Buka Akses Global, Gubernur Anwar Hafid Resmikan Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou

Berita74 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Provinsi Sulawesi Tengah mencatat tonggak sejarah baru dalam pengembangan konektivitas transportasi udara dan integrasi ekonomi regional. Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., secara resmi meluncurkan penerbangan carter internasional perdana rute Palu menuju Guangzhou, Tiongkok. Peresmian berlangsung di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu pada Rabu malam (5/8/2026), dengan jadwal operasi penerbangan setiap harinya pukul 20.20 WIta

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyatakan bahwa keberhasilan terwujudnya jalur penerbangan internasional ini merupakan buah dari kerja sama lintas pihak yang konsisten. Sejak ditetapkannya Bandara Mutiara SIS Al-Jufri sebagai bandara bertaraf internasional pada tahun 2025, pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola bandara, hingga pihak maskapai Garuda Indonesia terus bersinergi mewujudkan cita-cita menghadirkan akses langsung ke luar negeri.

“Alhamdulillah, harapan besar masyarakat Sulawesi Tengah akhirnya terwujud. Peristiwa ini bukan hanya menjadi sejarah bagi daerah kami, melainkan pula kebanggaan yang mengangkat posisi kawasan Indonesia Timur dalam peta konektivitas global,” ujar Gubernur.

Gubernur menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Otoritas Bandara, serta Garuda Indonesia atas dukungan dan komitmen yang kokoh sehingga mimpi memiliki jalur penerbangan internasional langsung dapat direalisasika.

Secara analitis, Gubernur menjelaskan bahwa terbukanya akses udara langsung ini akan mempercepat arus lalu lintas investasi, memperluas jangkauan perdagangan komoditas unggulan daerah, serta mendongkrak jumlah kedatangan wisatawan mancanegara. Lebih jauh, jalur ini membuka peluang kolaborasi ilmiah dan pertukaran budaya yang mendalam, khususnya terkait penelitian warisan budaya megalitikum Sulawesi Tengah yang memiliki kemiripan karakteristik dengan situs purbakala di Provinsi Sichuan.

“Ini membuka peluang strategis yang luas. Potensi pariwisata, penanaman modal, perdagangan, hingga kerja sama penelitian dan pelestarian budaya dapat berkembang jauh lebih cepat dan efisien berkat adanya koneksi langsung ini,” tegasnya.

Tidak berhenti pada pencapaian ini, Gubernur mendorong percepatan pengembangan fasilitas bandara secara berkelanjutan. Langkah prioritas yang diharapkan segera dilaksanakan adalah perluasan landasan pacu agar mampu melayani pendaratan dan keberangkatan pesawat berbadan lebar. Selain itu, pengembangan infrastruktur juga diarahkan guna mendukung penetapan bandara sebagai Embarkasi Haji Sulawesi Tengah, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan melalui provinsi lain untuk menunaikan ibadah haji.

Kegiatan bersejarah ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Hugua, M.Ling., Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pejabat Kementerian Perhubungan, jajaran manajemen Garuda Indonesia, para kepala daerah kabupaten/kota, serta berbagai pemangku kepentingan terkait lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *