RIBUAN WARGA DONGGALA TUTUP JALAN PROVINSI, DESAK PEMINDAHAN KAPAL PELNI KE PELABUHAN GONENGGATI

Berita, Donggala27 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Ribuan warga Kabupaten Donggala yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit melakukan aksi demonstrasi dengan menutup Jalan Provinsi Trans Palu-Donggala di Kelurahan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, sabtu 14/2/2026.

Aksi ini menyebabkan sekitar 11 kilometer jalan lumpuh total, dengan ribuan kendaraan roda dua dan empat tidak dapat melintas.

Ketua Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit, H Marwan H Arsyad, yang didampingi Ketua LSM Donggala Hijau Helmi Sahibe, menyampaikan bahwa mereka menuntut Gubernur Sulawesi Tengah H Anwar Hafid untuk segera mengalihkan pelayaran kapal penumpang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dari Pelabuhan Pantoloan Kota Palu ke Pelabuhan Gonenggati Donggala. Warga juga menuntut kehadiran gubernur dalam aksi demo tersebut dan menyatakan tidak akan membuka jalan serta bubar sebelum gubernur hadir.

Sebelumnya, pada 22 Januari 2026, Pemkab Donggala telah menyatakan dukungannya terhadap pengembalian trayek Pelni ke Donggala berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Hubla Nomor 612 Tahun 2025 yang menetapkan Pelabuhan Donggala sebagai pelabuhan penumpang domestik, sementara Pelabuhan Pantoloan difungsikan sebagai pelabuhan kargo internasional. Pada 9 Februari 2026, Aliansi telah mengumumkan rencana aksi ini dengan target massa sekitar 3.000 orang.(alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *