Beras Murah SPHP Bantu Warga Pengawu Hadapi Lonjakan Harga

Berita146 Dilihat

Kota Palu, majalahsinergitas. Id –  Lonjakan harga beras di pasaran yang mencapai Rp18.000 per kilogram telah mendorong pemerintah untuk menggelontorkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) di seluruh Indonesia.  Di Kota Palu, tepatnya kelurahan Pengawu program ini telah berjalan selama kurang lebih 16 hari dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Muhammad Rizal, Koordinator Lapangan Dinas Tanaman Pangan Daerah Sulteng menjelaskan bahwa, program ini bertujuan untuk menstabilkan harga beras dan memastikan keterjangkauan bagi masyarakat.  Penyaluran dilakukan oleh berbagai instansi, termasuk Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pangan Kota Palu, Korem, Kepolisian, ID Food, dan Kantor Pos.  Program ini akan berlangsung hingga Desember 2025.

Rizal dalam keterangannya mengatakan bahwa, Awalnya, penyaluran dilakukan setiap hari dengan volume penjualan mencapai 3-4 ton per hari.  Namun, kini penyaluran dilakukan beberapa hari dalam seminggu untuk memungkinkan petugas melayani tugas kantor lainnya.  Meskipun demikian, antusiasme masyarakat tetap tinggi, dan beras yang dijual selalu habis terjual dalam waktu singkat, bahkan kurang dari dua jam, ini di karenakan harga beras SPHP cukup terjangkau berkisar Rp 12.000 per kilogram sementara kualitasnya juga tidak mengecewakan.

Penyaluran beras SPHP telah menjangkau seluruh delapan kecamatan di Kota Palu, dan saat ini tengah diperluas ke beberapa kelurahan.  Kualitas beras yang baik juga menjadi faktor kunci keberhasilan program ini.  Rizal menambahkan bahwa selain program beras murah, terdapat juga bantuan pangan gratis yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu melalui kerjasama antara Dinas Pangan dan Bulog.  Bantuan ini menargetkan penerima manfaat dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Hingga saat ini, program SPHP telah menyalurkan sekitar 30 ton beras di Kota Palu.  Meskipun belum menemui kendala berarti, Rizal berharap agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat program ini.  Keberhasilan program ini menunjukkan sinergi yang baik antar instansi pemerintah dalam mengatasi permasalahan pangan di Kota Palu.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan beras SPHP yang di salurkan ke masyarakat Pengawu sebanyak 1,5 ton ludes terjual hanya dalam  waktu 1 jam lebih saja(cK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *