Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit Minta Dukungan, Ketua DPRD Baru Janji Bantu Pindahkan Kapal Pelni

Berita, Donggala44 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit menggelar pertemuan dengan Ketua DPRD Donggala yang baru, Dr. Moh Yasin Lataka, di Kantor DPRD Donggala pada Jumat (27/2/2026). Pertemuan yang dimediasi oleh Anggota DPRD Zulkifli Aziz ini bertujuan untuk meminta dukungan terkait rencana pemindahan dua kapal Pelni dari Pantoloan ke Pelabuhan Penumpang Gonenggati Donggala.

Ketua Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit, H. Marwan H. Arsyad, menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan dukungan penuh dari Ketua DPRD baru. “Alhamdulillah, beliau sangat setuju dan siap apapun yang akan kita lakukan bersama. Bahkan beliau menyampaikan, selesai lebaran nanti kalau tidak ada solusi, kita akan ke Kementerian,” ungkapnya.

Marwan menambahkan, rencana undangan kepada KSOP dan Sahabandar belum dibahas dalam pertemuan tersebut. Namun, jika upaya melalui Gubernur tidak mencapai hasil yang diinginkan, pihaknya akan meminta pemerintah dan DPRD untuk memanggil KSOP serta PT Pelni untuk membahas masalah ini lebih lanjut.

Saat ditemui awak media, Ketua DPRD Donggala Dr. Moh Yasin Lataka menegaskan dukungannya terhadap rencana pemindahan tersebut. “Pada prinsipnya saya dukung 100% untuk pemindahan kapal Pelni dari Pantoloan Kota Palu ke Pelabuhan Penumpang Gonenggati Donggala. Darah saya tidak usah diragukan karena saya orang Donggala asli, sekolah di SMP 1 Donggala dan SMEA Donggala, bahkan menikah di sini,” tegasnya.

Meskipun secara kelembagaan DPRD belum mengambil sikap resmi dan saat ini hanya merupakan dukungan pribadi, Yasin yakin akan mendapatkan dukungan dari seluruh anggota DPRD. “Ini mendukung program Bupati untuk meningkatkan PAD Donggala, jadi kita akan senada seirama dengan apa yang disuarakannya. Pembinaan pelabuhan dari Pantoloan ke Banawa juga akan otomatis menambah PAD kita,” jelasnya.

Yasin menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pembahasan bersama untuk mengambil sikap resmi. “Kita bukan lagi mengkaji, tapi meminta ketegasan agar Surat Keputusan Kementerian Perhubungan Laut dapat dilaksanakan. Insyaallah, kita akan wujudkannya bersama masyarakat, Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit, dan Bupati,” pungkasnya.(alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *