Sigi, Majalahsinergitas.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat dengan terjun langsung menanam 5.000 bibit kelapa di Desa Langaleso, Kabupaten Sigi, Selasa (9/9). Aksi ini dilakukan di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Palu, sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan.
“Program ini krusial! Sinergi antara provinsi dan kabupaten adalah kunci ketahanan pangan. Semoga Sulteng semakin kuat menghadapi tantangan,” tegas Wagub Reny. Ia juga memastikan pemerintah akan terus memantau dan siap menambah bibit demi keberlanjutan program.
Maulana Luthfiyanto, Kabag Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulteng, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata program ketahanan pangan. “Sebelumnya, kita sudah panen jambu dan cabai rawit. Warga binaan yang terlibat juga telah melalui seleksi ketat,” ungkapnya.
Saat ini, 12 warga binaan tinggal dan bekerja di kebun Langaleso, terlibat dalam berbagai kegiatan pertanian, peternakan, dan perkebunan. Hasilnya tidak hanya bernilai jual, tetapi juga menjadi bekal keterampilan praktis saat mereka kembali ke masyarakat.
“Tujuannya jelas, agar warga binaan siap kembali ke masyarakat dengan mental, keterampilan, dan penerimaan yang baik,” imbuh Maulana.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, SE., M.Si., Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulteng, Arif Hazairin Satoto, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sigi, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap program ini.(*)
Wagub Sulteng Tancap Gas di Langaleso: 5.000 Bibit Kelapa untuk Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan






