PEMKAB DONGGALA GELAR PRA MUSRENBANG TEMATIK STUNTING 2026, TARGETKAN PREVALENSI 24,3 PERSEN

Berita, Donggala3 Dilihat

Donggala Majalahsinergitas.id – Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Donggala melaksanakan kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Tematik Stunting Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kasiromu Kantor Bupati Donggala pada Kamis (12/03/2026) siang tersebut dibuka langsung oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, SE.

Turut menghadiri acara tersebut Forkopimda Kabupaten Donggala, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Dr H Rustam Efendi, Kepala BAPPERIDA Donggala Gozal Ramli Syah, para Asisten, Staf Ahli, seluruh Pimpinan OPD Kabupaten Donggala, Ketua TP-PKK Kabupaten Donggala, Ketua Satgas Stunting Kabupaten Donggala, para Camat se-Kabupaten Donggala, Kepala Puskesmas, Kepala Desa, serta Kader Posyandu.

Dalam sambutannya, Bupati Vera menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan kesehatan semata, melainkan persoalan yang menyangkut masa depan generasi. “Stunting adalah persoalan masa depan. Jika tidak ditangani serius, kualitas generasi kita di masa depan akan terhambat. Ini adalah agenda prioritas nasional demi menyiapkan generasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045, dan kita harus menerjemahkannya dalam aksi nyata di Kabupaten Donggala,” ujarnya tegas.

Di Kabupaten Donggala, target prevalensi stunting pada tahun 2026 ditetapkan sebesar 24,3 persen, sementara capaian saat ini masih berada di angka 29,6 persen. Hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat pekerjaan besar yang perlu diselesaikan secara bersama-sama.

Bupati Vera juga menegaskan pentingnya pendekatan terpadu dalam penanganan stunting. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia harus dikerjakan secara terpadu, mulai dari pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, akses air bersih dan sanitasi, hingga penguatan peran keluarga dan edukasi masyarakat,” jelasnya.

Bupati berharap melalui Pra Musrenbang Tematik ini dapat menyatukan langkah, memperkuat koordinasi antar pihak, serta memastikan program yang direncanakan benar-benar fokus pada lokasi dan keluarga yang paling membutuhkan.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menekan angka stunting sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Donggala menyerahkan penghargaan kepada tiga kecamatan terbaik, yaitu:

  • Terbaik I: Kecamatan Sojol
  • Terbaik II: Kecamatan Sindue Tobata
  • Terbaik III: Kecamatan Tanantovea

Acara ditutup dengan semangat kebersamaan untuk mewujudkan Donggala yang bebas stunting demi masa depan anak-anak yang lebih cerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *