Donggala Gandeng Bank Sulteng Tingkatkan Efisiensi Keuangan Daerah Melalui Digitalisasi

Berita, Donggala159 Dilihat

Donggala, Majalahsinergitas.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Donggala bersama dengan PT. Bank Sulteng resmi menjalin kerjasama strategis untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang diharapkan membawa manfaat signifikan bagi masyarakat Kabupaten Donggala.

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, pada hari Selasa (02/09/2025), secara resmi meluncurkan penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) untuk pencairan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara online. Inisiatif ini juga mencakup layanan pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah berbasis online di seluruh lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala.

Acara penandatanganan yang berlangsung di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala ini dihadiri oleh Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhan, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Dr.H. Rustam Efendi, Kepala Cabang Bank Sulteng Donggala, Hj. Agustina Pidal, serta jajaran Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, dan Camat di lingkungan Kabupaten Donggala.

Dalam sambutannya, Bupati Vera Elena Laruni menekankan bahwa sistem ini akan mempercepat proses pencairan anggaran, meningkatkan efektivitas dan efisiensi, serta meminimalisir potensi kesalahan administrasi dan penyalahgunaan keuangan daerah. “Hal ini sejalan dengan komitmen kita untuk mewujudkan good governance dan pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti program aksi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah yang sedang digalakkan oleh pemerintah pusat, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah. Dari sektor pajak dan retribusi, pada semester pertama tahun 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp 70.628.146.277, dengan transaksi non tunai mencapai Rp 53.409.987.248 atau 75,62%.

“Ke depan, transaksi non tunai dengan sistem online harus terus ditingkatkan melalui peningkatan sarana prasarana teknologi informasi Bank Sulteng, serta sosialisasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan mobile banking, QRIS, ATM, dan sarana non tunai lainnya,” jelasnya.

Bupati Vera Elena Laruni berharap agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memahami tata cara penggunaan aplikasi SIPD RI, khususnya dalam pencairan SP2D. Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi data keuangan bank, belanja, dan pendapatan daerah secara real time, serta terwujudnya pembayaran pajak dan retribusi yang terintegrasi berbasis online.

“Dengan terbangunnya budaya kerja yang transparan, tertib, dan akuntabel, kita dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Donggala, khususnya dalam pengelolaan belanja dan pendapatan daerah,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas, memastikan pengelolaan keuangan daerah dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kabupaten Donggala.

Direktur Utama Bank Sulteng, Hj. Ramiyati, menyampaikan bahwa kerjasama ini adalah langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efisien, dan akuntabel. “Kami percaya kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pelaksanaan APBD, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap percepatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Bank Sulteng berkomitmen untuk memberikan dukungan teknis, infrastruktur, serta layanan terbaik agar sistem ini berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pemerintah daerah dan masyarakat luas.

Hj. Ramiyati berharap kegiatan ini membawa manfaat besar bagi kemajuan tata kelola keuangan daerah di Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Donggala. (Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *