Mahasiswa Kesehatan Sulteng Bersatu Padu Tingkatkan Pelayanan Jantung Lewat PKLT Kolaboratif

Berita9 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Sebanyak 571 mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palu resmi dilepas untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) yang super keren! Mereka akan berkolaborasi dengan mahasiswa kedokteran dari Universitas Tadulako (Untad) dan Universitas Alkhairaat (Unisa) di 10 rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Sulteng, mulai dari Palu sampai Tolitoli.

Acara pelepasan yang berlangsung meriah ini, jadi simbol semangat kolaborasi untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Perwakilan mahasiswa dari masing-masing institusi bahkan dipakaikan jas almamater dan jas dokter sebagai tanda dimulainya PKLT ini.

Sekretaris Dinas Kesehatan Wayan Apriani, menyampaikan apresiasi dari Gubernur atas inisiatif PKLT ini. Beliau berharap PKLT ini bisa menghasilkan SDM kesehatan yang kompeten, profesional, dan berorientasi pada pelayanan. “Semoga PKLT ini berjalan lancar dan memberikan dampak positif, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung ‘Berani Sehat’,” ujarnya penuh semangat.

Fokus PKLT kali ini adalah pelayanan kesehatan jantung. Diharapkan, kolaborasi antarprofesi ini bisa menjadi kunci untuk memberikan pelayanan kesehatan jantung terbaik bagi masyarakat Sulteng. “Ini adalah momen yang tepat bagi seluruh civitas akademik kesehatan untuk bersatu mewujudkan pelayanan jantung yang unggul di Sulawesi Tengah,” tambahnya.

Direktur Poltekkes Kemenkes Palu, Dr. M. H. Supriadi B., menjelaskan bahwa PKLT berbasis kolaborasi interprofesi ini adalah yang pertama kalinya diadakan. Tujuannya adalah agar mahasiswa tidak hanya fokus pada tindakan teknis, tetapi juga aktif berkomunikasi dan berdiskusi dengan berbagai profesi kesehatan di rumah sakit.

Wakil Direktur I, Nurjaya, menambahkan bahwa tema PKLT kali ini adalah “Kolaborasi Multidisiplin Berbasis IPE dan IPC Dalam Pelayanan Holistik Pasien Jantung Di Rumah Sakit Sulawesi Tengah.” IPE (Interprofessional Education) adalah metode pembelajaran kolaboratif antar mahasiswa profesi kesehatan, yang kemudian dilanjutkan dengan IPC (Interprofessional Collaboration) atau praktik kolaborasi langsung di rumah sakit.

Dengan adanya PKLT ini, diharapkan mahasiswa mampu menerapkan nilai-nilai dan etika interprofesi, tanggung jawab profesi, komunikasi interprofesi, dan kerjasama tim dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari 10 rumah sakit tujuan PKLT, fakultas kedokteran Untad dan Unisa, serta mitra terkait lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *