Pemprov Sulteng Tingkatkan Kemampuan Komunikasi ASN Lewat Pelatihan Public Speaking dan Crisis Communication

Berita82 Dilihat

Palu, Majalahsinergitas.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui berbagai pelatihan. Salah satunya adalah pelatihan “Berani Mastering Public Speaking dan Crisis Communication” yang digelar oleh Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Sulawesi Tengah di Swiss-Belhotel Palu, Rabu (5/11/2025).

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sulawesi Tengah, M. Sadly Lesnusa, S.Sos., M.Si., mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid. Dalam sambutannya, M. Sadly Lesnusa menyampaikan apresiasi atas inisiatif Biro Adpim dalam menyelenggarakan kegiatan yang sangat penting bagi peningkatan kompetensi ASN.

“Kemampuan komunikasi adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Dengan pelatihan ini, diharapkan ASN dapat lebih percaya diri, responsif, dan efektif dalam menyampaikan informasi serta berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan ini tidak hanya fokus pada kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga membekali ASN dengan keterampilan dalam menghadapi dan mengelola komunikasi saat terjadi krisis. Ketua Panitia Pelaksana, Ahmad Erwin, S.STP., M.AP., menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kepercayaan diri ASN dalam berbicara di depan umum serta memperkuat kemampuan mereka dalam mengelola komunikasi pada situasi krisis.

Untuk memberikan materi yang berkualitas dan relevan, pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten di bidang komunikasi, yaitu:

1. Muchlis Anwar, CPS, CPM. – Instruktur public speaking, motivator, dan penulis buku.
2. Prof. Dr. Muhammad Khairil, M.Si., M.M. – Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Tadulako.
3. Dr. Achmad Herman, S.Sos., M.Si. – Koordinator Program Magister Ilmu Komunikasi FISIP Untad (2021–2024) sekaligus dosen Ilmu Komunikasi.

Kegiatan dikemas dengan metode pemaparan materi dan praktik langsung, memungkinkan peserta mempelajari teknik komunikasi secara aplikatif, termasuk simulasi saat menghadapi krisis organisasi.

Dengan pelatihan ini, Pemprov Sulteng berharap ASN dapat lebih efektif dalam menyampaikan informasi, menjaga integritas dalam pelayanan publik, serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *