Gemerlap Festival Danau Poso 2025: Sulawesi Tengah Pamerkan Keajaiban Budaya Dan Alam Ke Dunia

Berita47 Dilihat

Poso, Majalahsinergitas.id – Festival Danau Poso (FDP) 2025 resmi dibuka dengan meriah! Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Dr. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., M.A., hadir langsung dalam pembukaan yang bertemakan “Rhythm of Diversity in Matia Ndano” (Irama Keberagaman di Air Kehidupan) di Kota Wisata Tentena, Kabupaten Poso, Jumat (24/10).

FDP 2025 bukan sekadar festival biasa! Acara ini menjadi salah satu dari event nasional dalam Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2025, membuktikan bahwa Danau Poso adalah ikon budaya dan pariwisata yang diakui di tingkat nasional.

Gubernur Anwar Hafid dan Wamen Bima Arya disambut hangat dengan tradisi adat “Molimbu” – makan bersama sebagai simbol persaudaraan dan gotong royong masyarakat Poso. Kehadiran tokoh-tokoh penting, termasuk Gubernur Sulteng periode 2021–2024, Pangdam XXIII/Palaka Wira, serta wisatawan dari 12 negara, semakin memeriahkan acara pembukaan.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya FDP yang telah menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara. Ia menegaskan bahwa Danau Poso bukan hanya keajaiban alam, tetapi juga nadi kehidupan masyarakat Poso dan simbol kebersamaan bagi seluruh warga Sulawesi Tengah.

“Masuknya Festival Danau Poso ke dalam event Karisma Nusantara adalah kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya. Gubernur Anwar Hafid juga menjelaskan potensi luar biasa Danau Poso dari sisi ekologis maupun sosial budaya, serta komitmen Pemerintah Provinsi Sulteng untuk terus mendukung pengembangannya sebagai destinasi wisata unggulan.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Bima Arya, mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan alam dan keunikan budaya Kabupaten Poso. Ia bahkan menyebut Poso memiliki keindahan dan keunikan tersendiri dibandingkan ratusan kabupaten dan kota lain yang pernah dikunjunginya.

“Poso bukan hanya cantik, tapi juga inklusif dan terbuka untuk semua. Dengan penataan yang baik, potensi wisata Poso akan semakin mendunia,” tegas Wamen Bima Arya, mendorong pengembangan FDP ke skala internasional.

Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terlaksananya FDP. Ia menegaskan bahwa FDP adalah upaya nyata untuk mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif daerah, serta menunjukkan kepada dunia bahwa Kabupaten Poso kini aman, nyaman, dan layak dikunjungi.

Acara semakin meriah dengan penampilan artis ibu kota Arman Maulana, pemukulan gendang, serta pesta kembang api spektakuler di tepian Danau Poso sebagai tanda resmi dimulainya festival.

Festival Danau Poso 2025 menjadi momentum penting bagi Sulawesi Tengah untuk menunjukkan harmoni sosial, kekayaan budaya, dan keindahan alam yang berpadu dalam satu irama kebersamaan. Dengan semangat Sintuwu Maroso “Bersatu Kita Kuat”, FDP bukan hanya kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah, tetapi juga aset budaya Indonesia yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *